Ini adalah pengalaman saya selama tinggal di Colorado, USA. Sebuah kisah penuh hikmah, akan perlunya kita mensyukuri karunia Allah yang mungkin sering kita abaikan.
Lauren Albert, di usianya yang menginjak 6 tahun tak pernah ada gurat keceriaan di wajah gadis cilik asal Colorado ini. Setahun lagi ia masuk ke sekolah dasar, keluarganya mapan dan melimpahkan kasih sayang yang begitu besar padanya.Berada di lingkungan seperti itu, seharusnya tak ada alasan bagi Lauren untuk tidak merasa bahagia. Akan tetapi, wajah Lauren datar-datar saja, cemberut, terkesan tidak ramah, dan tak pernah menunjukkan ekspresi ceria. Bayangkan, selama 6 tahun ia tidak pernah tersenyum.
Melihat keanehan ini, kedua orang tua Lauren membawa putrinya ini ke klinik seorang dokter di Denver. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Lauren dinyatakan mengidap Mobius Syndrom. Yakni penyakit yang mengakibatkan muscle menjadi malfungsi, akibatnya si penderita tidak bisa mengekspresikan perasaan mereka lewat wajah.
Bulan September ini, Lauren dijadwalkan akan menjalani transplantasi muscle di Washington, DC. Orang tua lauren rela merogoh saku jutaan dolar untuk kesembuhan putrinya. Mereka ingin Lauren bisa tersenyum ceria di hari pertamanya sekolah.
Ikhwah fillah, begitu mahalnya harga yang harus dibayar untuk mendapatkan sebuah senyuman. Terkadang, kita yang memiliki fisik sempurna jarang mensyukurinya. Begitu acuhnya kita pada setiap orang, hingga kita begitu berat untuk tersenyum dan memberi salam tatkala bertemu dengan saudara kita.
Junjungan besar kita, Nabi Muhammad , senantiasa tersenyum …Dan senyum beliau itu adalah satu sunnah yang boleh kita ikuti. Seperti firman ALLAH
“Sesungguhnya telah ada pada diri RasulluLLAH itu suri tauladan yang baik bagi kalian (yaitu)bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) ALLAH dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut ALLAH” (al-ahzab:21).
Senyum juga menzahirkan kita sebagai umat yang lemah lembut, ramah, toleransi, dan beradab. Orang lain pun akan senang melihat kita… Jangan berkerut saja, selain menurut ilmu Psikologi akan cepat tua, kita juga akan susah mendapatkan teman.
“Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu”(ali-imran:159).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jangan yang sulit2 y yang memberi masukkan yayayayay